Mudah cari kerja

Lulusan SMK lebih mudah mencari kerja.

Mobil SMK Digdaya

Mobil Esemka. Hasil kreasi siswa SMK.

Pelajar SMK jurusan TI sedang praktek di Laboratorium.

Pelajar SMK jurusan TI sedang praktek di Laboratorium.

SMK Bisa!

SMK Bisa!

Siswa SMK jurusan Otomotif sedang praktek.

Siswa SMK jurusan Otomotif sedang praktek.

Minggu, 20 Januari 2013

PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH

Secara periodik kinerja kepala sekolah dinilai. Tujuan penilaian ini adalah untuk pengambilan keputusan untuk pengembangan, pemberian penghargaan/reward, pemberian motivasi serta kompensasi dan juga digunakan dalam perencanaan. Sistem penilaian formal ini digunakan untuk menilai kepala sekolah atau kepala madrasah dan dirancang supaya bisa mengidentifikasi kinerja kepala sekolah atau madrasah dimana kepala sekolah diukur kompetensinya dalam melaksanakan tugas. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan mutu sekolah. Bagi kepala sekolah sendiri sangat menentukan untuk pengembangan karir, periodisasi dan pengembangan profesi secara berkelanjutan Berikut pedoman serta instrument dalam melakukan penilaian kinerja kepala sekolah Pedoman Penilaian Kinerja Kepala sekolah Instrumen Penilaian Kinerja kepala Sekolah

Jumat, 05 Oktober 2012

TUJUAN UJI KOMPETENSI GURU (UKG)

UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengamanatkan bahwa profesi guru merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan berdasarkan standar kompetensi sesuai bidang tugasnya dan pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan sepanjang hayat. Kompetensi merupakan seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dan diaktualisasikan oleh guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalan.
(link contoh soal lihat di bawah)

DIKLAT PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PRODUKTIF

Vocational Education Development Center for Agriculture (VEDCA) atau biasa disebut P4TK Pertanian Cianjur melaksanakan diklat Peningkatan Kompetensi Guru Produktif. Diklat ini dilaksanakan dari 23 September-5 Oktober 2012

Minggu, 30 September 2012

Kamis, 27 September 2012

Sekolah sebagai Tempat Pencerdasan Anak Bangsa


Pada Teroka yang lalu kita telah membahas tentang pendidikan keluarga. Setelah pendidikan setelah keluarga kita akan menghadapi pendidikan sekolah. Di lihat dari posisinya, pendidikan sekolah berada di antara pendidikan keluarga dan pendidikan masyarakat. Posisi demikian mengandung arti bahwa pendidikan sekolah berperan sebagai penyebar, pencerdas, dan penerapan nilai budaya (transmission) nilai-nilai kultural (spiritual kemanusiaan) yang telah membenih di dalam kehidupan keluarga ke dalam setiap aspek hidup dan kehidupan.

SMK dan Dunia Usaha


SEKOLAH menengah Kejuruan (SMK) memiliki keterkaitan yang tinggi dengan dunia usaha. Hal ini karena para lulusannya memang diharapkan bisa langsung mengisi kesempatan kerja yang ada di dunia usaha dan dunia industri.
Di sinilah bedanya SMA dan SMK. Jika para lulusan SMA diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, para lulusan SMK telah dipersiapkan kompetensinya sejak awal, sehingga mereka bisa langsung terjun ke dunia usaha dan dunia industri setelah mereka tamat.